Main Game Bisa Bikin Otak Lebih Kreatif

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa main game yang berkaitan dengan taktik dan hafalan bisa membantu seseorang berpikir lebih fleksibel. Berpikir fleksibel dikaitkan dengan kemampuan seseorang untuk memikirkan banyak hal dalam satu waktu, atau kemampuan untuk berganti fokus dengan cepat.



Penemuan ini menurut peneliti bisa sangat bermanfaat sebagai perawatan orang yang mengalami cedera otak atau yang memiliki ADHD. Sebelumnya penelitian mengungkap bahwa game bergenre action bisa membuat orang berpikir dan mengambil keputusan lebih cepat.

"Penelitian ini menemukan bahwa game bergenre strategi dan dan taktik bisa membantu seseorang berpikir sambil bekerja serta lebih cepat berganti fokus saat berpikir," ungkap Dr Brian Glass dari School of Biological and Chemical Sciences di Queen Mary University of London, seperti dilansir US News (23/08).

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 72 wanita yang bermain video game kurang dari dua jam seminggu. Sebagian partisipan diminta bermain game strategi bernama "StarCraft" sementara lainnya diminta bermain game biasa "The Sims" yang tak terlalu banyak membutuhkan taktik dan strategi. Partisipan memainkan game ini selama 40 jam dalam delapan minggu.

Peneliti kemudian menemukan bahwa partisipan yang bermain StarCraft memiliki kemampuan berpikir yang lebih fleksibel, berpikir lebih cepat dan akurat, dibandingkan dengan partisipan yang bermain The Sims. Glass berpendapat bahwa kemampuan berpikir fleksibel bisa dipelajari oleh seseorang melalui cara yang menyenangkan, seperti bermain game.

Kemampuan berpikir fleksibel akan membuat seseorang lebih kreatif dalam menyelesaikan masalah, lebih bisa berpikir di luar kotak, serta memudahkan mereka memikirkan banyak hal dalam waktu yang bersamaan.

5 Karakter Game Paling Kontraversial di Dunia

Industri game yang bernilai jutaan dolar rupanya juga menjadi sumber kontroversi sejak dulu. Meskipun sudah banyak game untuk masing-masing kalangan, anak-anak atau dewasa, tapi masih saja menjadi kontroversi karena unsur seksual, kekerasan atau bahkan politik.

Coba lihat lima karakter dalam game yang paling kontroversial sepanjang masa. Berikut daftarnya:

1. Lee Harvey Oswald, JFK: Reloaded (2004)
 

 Penciptanya mengklaim game ini dibuat berdasarkan fakta forensik dari kasus pembunuhan Presiden John F. Kennedy. Pemain memerankan Lee Harvey Oswald, tersangka pembunuh yang menghabisi nyawa sang presiden.

2. Taliban, Medal of Honor (2010) 

 
Berlatar belakang perang Afganistan, pemain akan memerankan para Taliban. Hal ini tentu saja mengagetkan konsumen, karena umumnya mereka pasti berperan sebagai tentara Amerika yang selalu harus menang.

3. Wanita Indian, Custers Revenge (1982) 

 
Salah satu adegan dalam game yang penuh kritik ini adalah saat Jenderal Cluster yang tanpa busana mendekati seorang wanita Indian bugil terikat di tiang. Anda akan mendapatkan nilai untuk melakukan seks pada wanita Indian malang tersebut.

4. Tukang Pos, Postal (1997, 2003) 

 
Tujuan utama game ini sederhana, bunuh sebanyak mungkin orang untuk naik level. Di game Postal 2, tampak tukang pos dengan kacamata hitam yang membawa senapan mesin membunuhi semua orang yang dia lihat.

5. Duke Nukem, Duke Nukem (1991-sekarang)

 
 Menurut situs berita game Gamespot, Brazil melarang Duke Nukem beredar dan dimainkan (termasuk Doom, Postal, Quake, Mortal Kombat, Requiem, dan Blood) karena menginspirasi tindak kekerasan di Brazil, yakni penembakan liar di bioskop yang diciptakan ulang oleh sang pembunuh berdasar adegan dalam game tersebut.

Mengingat masih banyak game lain yang lebih menarik, nampaknya lebih baik mencari yang lain saja.

sumber