Kalkulasi Koordinat GPS Berdasar Data Heading Jarak


Melanjuti artikel Menghitung Sudut Heading Atau Bearing Dari Koordinat GPS, pada artikel ini dibahas mengenai cara menghitung koordinat GPS dari titik tujuan, jika koordinat GPS di titik awal, heading, dan jarak tempuh diketahui. Untuk lebih jelasnya harap lihat gambar di bawah.


a adalah sudut heading, dimana titik 0 derajat adalah arah ke utara peta, 90 derajat adalah arah timur peta, 180 derajat adalah arah selatan peta, 270 derajat adalah arah barat peta, dan 360 derajat sama dengan 0 derajat atau arah utara peta.

r adalah jarak dari start ke finish.

Jika titik awal atau start diketahui, maka titik akhir atau finish dapat dihitung.

Dokumen Excel yang berisi rumus-rumus yang akan menghitung secara otomatis dapat di download di sini.

Mohon diperhatikan bahwa koordinat bujur (longitude) dan lintang (latitude) jangan sampai terbalik. Google Maps menggunakan sistem lintang dan bujur (y dan x), bukan sebagaimana biasanya pada matematika bujur dan lintang (x dan y). Program Excel menggunakan sistem desimal Amerika dimana desimal ditandai dengan titik bukan koma. Sedangkan ribuan ditandai dengan koma, bukan titik.

Heading tidak selalu sama saat start dan saat finish, terutama untuk jarak jauh. Jika kita berada disekitar khatulistiwa atau equator, heading awal dan akhir bisa hampir sama. Hal ini karena posisi kita terhadap kutub utara maupun Selatan selalu hampir sama. Misal suatu penerbangan dilakukan sepanjang garis khatulistiwa ke arah timur (heading 90 derajat). Maka selama pesawat tersebut berada di garis khatulistiwa dan mengarah ke timur, dimanapun posisinya, kutub utara selalu di sebelah kiri, dan kutub Selatan selalu di sebelah kanan pesawat.

Tapi jika perjalanan dilakukan melalui kutub, misalnya kutub utara, saat awal perjalanan heading 0 atau 360 derajat. Ketika melewati titik kutub utara (90,0), maka heading akan berubah menjadi 180 derajat. Walau perjalanan mengikuti garis lurus, tidak berbelok.

Misalnya: penerbangan dari Pulkovo International Airport, Saint Petersburg, Russia (59.800278, 30.262500). Setelah lepas landas dari Saint Petersburg, Rusia; initial heading ke arah 0.147 atau ke utara. Penerbangan ini menempuh jarak 6,570.679 km. Jika data titik awal, initial heading, dan jarak diinput pada lembar ‘end & midpoint’. Maka hasil kalkulasinya adalah penerbangan ini menuju titik (61.17417, -149.99833) yaitu Ted Stevens Anchorage International Airport, Alaska, United States of America. Pada saat akan mendarat maka arah berubah menjadi 179.844 derajat atau ke Selatan (final heading). Walau sebenarnya penerbangan yang dilakukan bergerak di jalur lurus, tidak berbelok agar menempuh jarak tersingkat.

Maka untuk memperjelas jalur yang dilalui, dikalkulasi juga Mid point, yaitu titik di pertengahan perjalanan adalah (89.309101, 36.265637). Arah penerbangan di titik tengah ini adalah 6.130 derajat.

Contoh untuk daerah dekat kutub selatan: jika anda terbang dari Wellington International Airport, Wellington New Zealand (-41.326698, 174.806857). Setelah tinggal landas pesawat akan mengarah ke 134.528 atau sekitar tenggara. Penerbangan akan melintasi jarak 8,569.730 km, dan akan tiba di titik akhir (-41.438512, -73.094015) El Tepual International Airport, Puerto Montt, Los Lagos, Chile. Final heading sebelum mendarat adalah 45.586 derajat. Atau mengarah sekitar timur laut. Titik tengah penerbangan ini adalah di (-57.631250, -129.216744) mendekati kutub selatan, heading pada titik tengah adalah 90.126 derajat atau mengarah ke timur.

Contoh untuk khatulistiwa: Penerbangan dari bandara Supadio (-0.14735, 109.402585), Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Setelah lepas landas menuju ke arah 91.920 derajat atau ke timur. Setelah menempuh perjalanan sejauh 19,173.059 km, akan tiba di titik (-0.113333, -78.358611) yaitu Mariscal Sucre International Airport, Tababela, Quito Metro, Ecuador. Final heading adalah 88.078 derajat atau ke timur.

Mid point penerbangan khatulistiwa ini adalah titik (-1.925201, -164.477443) dekat pulau Jarvis, dan heading 89.983 derajat atau ke timur. Jadi untuk jalur sepanjang khatulistiwa, heading hampir selalu konstan sekitar 90 derajat.
Radius bumi yang digunakan adalah 6,378.14 km yaitu radius bumi pada khatulistiwa. Nilai radius bumi dapat disesuaikan agar lebih akurat karena bumi tidak bundar sempurna. Jika menggunakan nilai rata-rata radius bumi yaitu 6371 km. Sedangkan radius pada kutub bumi sebesar 6,356.7523 km.

Jika menggunakan Google Maps, maka hasil perhitungan atau titik finish dapat copy lalu paste pada Search box di Google Maps, lalu tekan tombol Search. Google Maps akan menunjukkan titik yang dimaksud pada peta.

Tips Pacaran Jarak Jauh Agar Tetap Harmonis

Tips pacaran jarak jauh agar tetap harmonis, awet dan langgeng ala Gen. Memang diperlukan beberapa tips saat menjalani pacaran jarak jauh. Semua orang yang pernah menjalani pacaran jarak jauh mengakui bahwa kondisi seperti ini tidaklah mudah. Bahkan seorang teman saya yang pernah menjalani pacaran jarak jauh mengatakan, "yang paling sulit saat menjalani pacaran jarak jauh adalah menghilangkan perasaan negatif seperti cemburu, curiga dan takut kehilangan. yang ujung-ujungnya akan mengarah ke sikap posesif." Sikap yang harus dijauhi saat menjalani pacaran jarak jauh.

Lantas bagaimana tips pacaran jarak jauh agar tetap langgeng? Apa saja tips pacaran jarak jauh agar hubungan tetap harmonis? Oke, kita langsung saja, ini dia tips pacaran jarak jauh agar tetap harmonis.

Tips Menjaga dan Menjalani Hubungan/Pacaran Jarak Jauh Agar Tetap Harmonis

1. Menjaga komunikasi

Menjaga komunikasi yang baik antara kamu dan pasangan sangat mutlak diperlukan dalam menjalani hubungan /pacaran jarak jauh. Zaman sekarang ini tidak akan sulit untuk melakukan komunikasi karena sudah banyak sarana pendukungnya. Bisa telepon, sms, malahan bisa pake Video Call yang sekarang sedang marak. Jadi manfaaatkan fasilitas ini sebaik mungkin.


2. Menjaga kepercayaan

Saling percaya, adalah sebuah pondasi yang kuat dalam dalam menjalin hubungan. Termasuk saaat menjalani pacaran jarak jauh ini. Ketika kepercayaan sudah ditumbuhkan dalam hati masing-masing, maka hubungan ini pun akan terasa nyaman, hati akan terasa tenteram. Tidak ada lagi rasa was-was dan curiga yang hanya kamu merasa depresi.

3. Buat komitmen yang jelas

Buatlah sebuah komitmen antara kamu dan pasangan. Ke mana arah hubungan ini sebenarnya. Apakah hubungan ini adalah hubungan adalah hbungan yang serius atau hanya main-main. Kalau ini adalah hubungan yang serius berarti kamu dan pasanganmu harus harus sama-sama berikrar untuk menjadi pasangan yang setia. Tapi kalau hubungan ini hanya main-main, berarti kamu hanya sedang membuang -buang waktu.

4.Jangan mudah termakan gosip

Situasi yang tidak memungkinkan untuk sering bertemu membuat informasi yang sampai ke kamu dan pasanganmu simpang siur. Berita itu bisa jadi benar bisa juga hanya gosip belaka. Untuk memastikannya, tentu kamu harus konfirmasi dulu kepada pihak yang bersangkutan, dalam hal ini pacar kamu. Jangan mudah termakan gosip yang tidak benar. Itu hanya akan merugikan kamu saja.

5. Mengenali lingkungan tempat pacar kamu berada

Untuk meminimalkan perasaan was-was, resah, ragu-ragu, curiga, dan yang lainnya, maka kamu perlu untuk mengenal lingkungan tempat dia berada. Misalkan kamu di Bandung dan pacar kamu di Jogja. Usahakan sekali saja kamu berkunjung ke tempat pacar kamu di jogja. Untuk mengenal seperti apa lingkungan tempat dia tinggal, tempatnya kuliah, sekolah atau tempat dia bekerja. Hal ini akan membuat kamu merasa lebih nyaman dan tenang.

6. Menjalin keakraban dengan teman-teman pacar kamu

Ini juga penting nih... Bersosialisasi, menjalin komunikasi yang baik dengan teman pacar kamu akan memudahkan kamu untuk memperoleh informasi apa pun tentang pacar kamu. Cara monitoring yang efektif sekaligus menghilangkan rasa curiga dan cemburu buta. Karena kamu sudah tahu, siapa saja orang-orang yang dekat dengan pacar kamu di sana.

7. Banyak berdoa meminta perlindungan dari Yang Maha Kuasa

Jangan pernah melupakan khasiat sebuah doa. Ingat, hidup manusia sudah ada yang mengatur. Setelah kita berusaha, maka doa adalah langkah selanjutnya yang harus dijalani. Kenapa banyak orang-orang yang was-was, tidak tenang, timbul masalah. Karena mereka lupa meminta ketenangan, Tidak meminta perlindungan agar dijauhkan dari godaan-godaan yang akan merusak hubungan. berusaha dan berdoa, kunci dalam menjalani hidup.

Hubungan jarak jauh, pacaran jarak jauh tidak akan menjadi masalah selama kita bisa membuat komitmen dan menjaga kepercayaan dalam berhubungan. Semoga tips ini membantu kamu yang sedang menjalaninya.

Thanx to Iman, Olivia, dan mas Iful yang sudah menjadi inspirasi untuk artikel ini. Semoga tips pacaran jarak jauh ini bisa membantu buat yang sedang mengalaminya.