8 Alasan Mengapa Orang Berhenti Blogging

8 Alasan Mengapa Orang Berhenti Blogging

Tips Trik SEO Blogger Pemula - Blogging telah menjadi hobby dan harapan baru bagi orang orang. Seperti pekerjaan lain, mereka mulai bekerja dengan penuh dedikasi. Tapi seiring waktu, mereka mulai menjauh dari blogging. Ada beberapa alasan yang bisa membuat mereka berhenti blogging dan pindah ke pekerjaan lain. Ketika saya mencoba untuk mencari tahu, apa alasan sebenarnya di balik hal-hal ini. Dan akhirnya saya menemukan 8 Alasan Mengapa Orang Berhenti Blogging.


8 Alasan Mengapa Orang Berhenti Blogging

8 Alasan Yang Memaksa Seseorang Untuk Berhenti Blogging.



  1. Tujuannya Hanya Uang dan Uang.
  2. Ketidaksabaran.
  3. Tidak Memiliki Ide Posting.
  4. Kurangnya Tujuan.
  5. Membandingkan Dengan Blogger Lain.
  6. Berkonsentrasi Pada Hal Lainnya.
  7. Tidak Ada Pengunjung.
  8. Tidak Mampu Untuk Hadapi Kegagalan.

Read : 3 Cara Unik Untuk Mengurangi Bounce Rate Blog Anda

8 Alasan Mengapa Orang Berhenti Blogging

1. Tujuannya Hanya Uang dan Uang.

Banyak blogger - blogger yang tujuannya hanya uang uang saja, tidak memiliki tujuan lain. Tidak ada yang bisa blogger dalam waktu sekejab langsung mendapatkan uang. Tapi mereka tidak pernah menyadari bahwa hanya kerja keras dan upaya yang konsisten akan membawa penghasilan.

Memang benar semua orang butuh uang didunia ini, obat yang paling manjur adalah menjadi penulis di blog lain.



2. Ketidaksabaran.

"Apakah anda ingin menjadi jutawan dalam 1 hari ?"

Tidak ada yang bisa menjadi jutawan dalam semalam. Jika seseorang ingin mendapatkan uang dari blogging maka modal terbesar adalah harus sabar. Seseorang tidak bisa menjadi seorang blogger pro hanya memerlukan dua hari atau tiga hari. Perlu usaha dan kerja keras untuk menjadi seorang jutawan dalam dunia blogging

3. Tidak Memiliki Ide Posting.

Banyak yang kita temui para blogger sering sekali copas karena tidak memiliki ide posting dan memang sudah tabiat serting copas.

Gunakanlah Waktu Luang Untuk Berfikir Ide Posting Selanjutnya. !

4. Kurangnya Tujuan.

Seorang blogger dengan sikap kekanak-kanakan tidak akan dapat mempertahankan di bidang blogging, karena mereka terus mengubah mereka. Seorang anak kecil akan menyukai cokelat. Tapi ketika melihat es krim, anak tersebut akan meninggalkan coklat dan mulai makan es krim. Demikian pula blogger juga cenderung lebih menyukai hal-hal lain selama blogging di beberapa titik waktu dan kehilangan semangat mereka untuk menulis.

5. Membandingkan Dengan Blogger Lain.

Kepribadian seseorang akan rusak, ketika ia mulai membandingkan dirinya dengan orang lain. Ini hadiah dari Tuhan.

"Setiap Orang Memiliki Kelebihan dan Kekurangan Masing Masing"

Kalian dapat meniru blogger lainnya, tapi jangan pernah mencoba untuk meniru tulisan mereka.



6. Berkonsentrasi Pada Hal Lainnya.

Saya punya seorang teman yang menulis artikel yang baik pada awal karirnya. Tahun selanjutnya ia melihat Web Designing dan pengembangan. Dia mulai melakukan multitasking. Akibatnya, dia tidak bisa berkonsentrasi penuh pada blogging. Berkonsentrasi pada hal lainnya membuat ia dan kita malas untuk blogging.


7. Tidak Ada Pengunjung.

Banyak kalau yang ini kita temukan, banyak sekali para blogger yang patah semangat dan akhirnya keluar dari dunia blogging karena tidak adanya pengunjung yang datang ke blog mereka.

"Setiap orang membutuhkan beberapa dorongan untuk terus melakukan pekerjaan yang baik."



8. Tidak Mampu Untuk Hadapi Kegagalan.


Dalam setiap bagian dari kehidupan kita, kita pasti mengalami kegagalan dan kesuksesan. Satu tidak pernah bisa mengharapkan sukses di setiap usahanya. Jika salah satu tidak mampu menghadapi kesulitan dan tantangan yang mungkin terjadi saat menulis, maka ia tidak cocok menjadi blogger lagi.

Selalu ingat satu hal, tidak ada yang dapat dicapai dengan mudah. Jadilah optimis pada semua situasi kehidupan, jangan berkecil hati sobat. Jadilah berani dan menghadapi situasi untuk melihat perubahan yang terjadi dalam hidup kalian.

10 Orang TI Paling Sadis Di Dunia

1. Steve Jobs: Lebih Parah saat Tidak Berteriak
Tempramen Steve Jobs sudah terkenal dan terdokumentasi dengan baik. CEO Apple yang satu ini parkir di tempat orang cacat. Ia akan memecat karyawan yang ia lihat di lift sesukanya. Namun yang lebih mengerikan adalah ketidak acuhan Jobs. Bahkan beberapa pernyataan yang tenang dan terkalkulasi dapat membuat karyawan merinding. Ia menciptakan atmosfer dingin di markas Apple di Cupertino. Salah seorang mantan karyawan memberikan kesaksian:Tidak ada seorangpun yang menyapanya. Karyawan yang memiliki jabatan rendah takut kepadanya. Suatu saat ia pernah berjalan di sekitar kampus dan sekumpulan orang yang hendak berpapasan dengannya bergerak terpisah untuk membiarkannya lewat.
 

2. Rob Glaser: Berteriak untuk Menghentikan Rasa Sakit
Rob Glaser, CEO dan pendiri RealNetworks suka berteriak. Salah satu mantan karyawan mengatakan bahwa kekejiannya begitu mendalam sehingga eksekutif RealNetwork akan meninggalkan perusahaan hanya satu atau dua bulan sebelum mereka menerima bonus ratusan ribu dolar.Real dan Rob pernah suatu hari akan membuat investasi strategis, hanya untuk kalah dari Microsoft di detik-detik terakhir. Hal tersebut membuat Glaser berteriak, melempar barang, dan membanting pintu, dalam perjalanan keluar ia memecahkan sebuah lukisan yang digantung di dinding.
 

3. Marc Benioff: Bunga… dan Borgol...
CEO Salesforce.com Marc Benioff adalah seorang pemikat, istilah lain untuk menggambarkan dirinya yang merupakan manipulator ulung. Ia dapat mengirimkan bunga dan meninggalkan voicemail panjang. Namun saat Wall Street Journal ingin menulis cerita mengenai rumah liburan Benioff di Hawaii, Benioff malah menulis surat kepada istri CEO Down Jones, terbang ke New York untuk membentar seorang editor dan akhirnya malah memerintahkan beberapa pekerja konstruksi dan polisi setempat untuk menahan reporter Journal karena memasuki rumahnya tanpa ijin.
 

4. Diane Greene : Kesalahan Satu-satunya adalah Bekerja pada Seorang Tiran Lain
Karyawan VMware menceritakan saat memasuki rapat dengan Diane Greene, mereka berharap dapat menggali lubang untuk menghindari kritik atau yang lebih parah lagi.Karyawan tersebut menggambarkan Greene sebagai perfeksionis yang suka bekerja dengan caranya sendiri. Namun terlepas dari temperamen yang buruk, mantan penemu VMware Diane Greene dicintai oleh perusahaannya, terutama karena menejemen gaya diktatornya telah melambungkan harga saham perusahaan.
 

5. Jason Goldberg: Kepala dan Kepemimpinan yang Panas
Jason Goldberg, CEO yang dipecat dari Jobster sekarang menjalankan situs Social Median. Ia masih memiliki masalah dengan kata-katanya. Ia berpikir tentang sesuatu yang tidak seharusnya ia pikirkan dan malah mengatakannya. Goldberg secara tidak sopan mengatakan Monster.com, rival Jobster sebagai “produk murahan.” Diperlukan banyak testoteron untuk mengatakan sesuatu tentang pemimpin pasar - terutama jika tidak ada seorangpun yang pernah mendengar tentang Jobster.
 

6. Bill Gates : Bahkan Tidak Mencintai Ibunya
Belakangan ini, (bekas) pemimpin Microsoft Bill Gates dikenal sebagai orang yang murah hati di seluruh dunia, ia memberikan milyaran dollar melalui Bill and Melinda Gates Foundation. Namun bertahun-tahun sebelumnya, Gates dikenal sebagai seorang yang keji dan suka memaki, terutama kepada wanita, dimulai dengan ibunya.Pada tahun 1967, Gates saat duduk di SD kelas enam bertanya pada ibunya, Apakah engkau pernah mencoba untuk berpikir?.Pada tahun 1985: Gates dilaporkan mengerjai seorang eksekutif wanita sampai wanita tersebut meminta untuk dipindahkan.Pada 13 May 1990: Gates merencanakan retret untuk karyawan Microsoft" pada Hari Ibu.
 

7. David Colburn : Bersiaplah Menginjil dengan Bokongmu
Sewaktu menjalankan penjualan iklan AOL pada akhir 90′an, David Colburn sempat mendapatkan julukan yang cukup bagus. Orang-orang memanggilnya God (Tuhan) - seseorang yang dapat mengubah air menjadi darah. Pada sebuah pesta liburan di bulan Desember 1999, Colburn memanggil tiga rabi untuk mendoakan kesuksesan AOL. Colburn berjanji untuk mendonasikan $1 juta kepada orang Yahudi manapun, apabila saham AOL mencapai harga tertentu.Pernah dihargai $250 juta, Colburn di bulan Mei baru menyelesaikan sebuah tuntutan tentang bagaimana ia pernah berusaha menggelembungkan penghasilan AOL sebesar $1 milyar.
8. Michael Arrington: Tidak Mendiskriminasi â€" Menganggap Remeh Semua Orang
Temperamen Michael Arrington seburuk yang diasumsikan semua orang. Ia berteriak kepada semua orang, termasuk karyawannya, termasuk CEO Techcrunch Heather. Tetapi bukan hanya teriakannya, namun nada suaranya. Mungkin ini merupakan masalah budaya, namun saya tidak akan berbicara kepada orang seperti bagaimana ia berbicara. Semua orang berada di bawahnya, dan ia meremehkan sebagian besar orang.
 

9. Jonathan Rosenberg: Bahkan Memaki Larry Page dan Sergey Brin
Kampus Google di Mountain View adalah tempat yang bahagia di mana tidak ada seorangpun yang berteriak. Kecuali SVP Jonathan Rosenberg. Rosenberg suka berteriak, bahkan berteriak saat diwawancarai Google, barangkali dengan penemu Google Larry Page dan Sergey Brin. Banyak orang yang bertanya-tanya, ada apa sih di ruang konferensi? Kemudian ada yang mengatakan bahwa sedang ada wawancara, dan orang yang diwawancari yang berteriak. Ia sangat suka berteriak.Volume suaranya sampai hari ini tidak mencederai karirnya: malahan Rosenberg merupakan satu dari segelintir eksekutif yang boleh berpartisipasi dalam laporan caturwulan Google dengan Wall Street.


10. Steve Ballmer : Ingin Membunuh Google dan CEO Pengecutnya
Microsoft CEO Steve Ballmer selalu kehilangan akal sehatnya, namun tidak ada yang lebih menggelikan saat mantan insinyur Microsoft Mark Lucovsky masuk ke kantor Ballmer dan mengatakan bahwa ia telah direkrut Google. Setelah Google merekrut eksekutif Microsoft Kai Fu-Lee, Microsoft kemudian menuntut Google dan secara tidak sengaja Lucovsky menceritakan apa yang terjadi:

Saat berbicara dengan Lucovsky, Ballmer mengatakan: katakan kepada saya bahwa kau tidak ke Google. Saya kemudian mengatakan bahwa ia akan pindah ke Google. Saat ini, Ballmer mengangkat kursi dan melemparkannya hingga membentur sebuah meja di kantornya. Ballmer kemudian mengatakan: F***ing Eric Schmidt is a f***ing p**sy. Im going to f***ing bury that guy, I have done it before (Novell), and I will do it again. Im going to f***ing kill Google.

5 orang dengan IQ Tertinggi Di Dunia




Kecerdasan ini pun tidaklah baku untuk satu hal saja, tetapi untuk banyak hal, contohnya ; seseorang dengan kemampuan mahir dalam bermusik, dan yang lainnya dalam hal olahraga. Jadi kecerdasan ini dari tiap - tiap orang tidaklah sama, tetapi berbeda satu sama lainnya.

Namun, tahukah anda siapa orang yang memiliki IQ tertinggi di dunia ?. Orangnya adalah Leonardi da Vinci, ia merupakan seorang seniman. IQ yang ia miliki adalah 220. Berikut adalah Daftar Orang Dengan IQ Tertinggi Di Dunia :

1. Leonardo da Vinci - IQ 220
Leonardo da Vinci memiliki nama lengkap Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero dari kota Vinci. Lahir di Italia 15 April 1452 memiliki IQ 220. Leonardo Da Vinci juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan kuliner.

2. Johann Wolfgang von Goethe - 210
Johann Wolfgang von Goethe atau dikenal dengan Goethe adalah salah satu dari tokoh terpenting dalam dunia sastra Jerman dan Neoklasisisme dan Romantisme Eropa pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 dan Memiliki IQ 210. Ia adalah pengarang Faust dan Zur Farbenlehre (Teori Warna), serta merupakan inspirasi bagi Darwin dengan penemuan terpisahnya terhadap tulang rahang pramaksilia manusia dan fokusnya kepada evolusi. Pengaruh Goethe tersebar di sepanjang Eropa, dan selama seabad ke depan karyanya merupakan sumber inspirasi utama dalam musik, drama, dan puisi.

3. Kim Ung Yong - IQ 210
Kim Ung Yong, tercatat dalam catatan resmi Guinness Book of Record sebagai manusia dengan IQ tertinggi yang juga masih hidup saat ini dan memiliki IQ 210.

4. Gottfried Wilhelm von Leibniz - IQ 205
Gottfried Wilhelm Von Leibniz merupakan seorang filsuf Jerman keturunan Sorbia dan berasal dari Sachsen. Memiliki IQ 205 dan Ia terkenal karena faham Théodicée bahwa manusia hidup dalam dunia yang sebaik mungkin karena dunia ini diciptakan oleh Tuhan Yang Sempurna. Faham Théodicée ini menjadi terkenal karena dikritik dalam buku Candide karangan Voltaire. Selain seorang filsuf Gottfried Wilhem Leibniz adalah ilmuwan, matematikawan, diplomat, fisikawan, sejarawan dan doktor dalam hukum duniawi dan hukum gereja. Ia dianggap sebagai Jiwa Universalis zamannya dan merupakan salah seorang filsuf yang paling berpengaruh pada abad ke-17 dan ke-18.

5. Emanuel Swedenborg - IQ 205
Emanuel Swedenborg adalah seorang ilmuwan, filsuf dan Teolog Swedia. Memiliki IQ 205.

Bonus !!!
Bacharuddin Jusuf Habibie - IQ 200

Mantan presiden RI atau biasa dipanggil Habibie ini memiliki IQ 200, beliau lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936. Nilai IQ ini merupakan orang yang dikategorikan memiliki kemampuan jenius.
Buktinya Bapak Habibie menemukan teori untuk mengatasi kelelahan (fatique) pada boy pesawat.

source 

400 Orang Mendaftar Misi Berani Mati ke Mars


Planet Mars diproyeksi menjadi koloni manusia. Kelak, saat Bumi makin rusak dan tak bisa lagi dihuni. Untuk mewujudkan rencana itu, diperlukan sukarelawan yang berani menjadi perinti pertama di planet merah.

Perjalanan dari Bumi ke Mars diperkirakan hanya makan waktu 10 bulan, namun tak ada kesempatan untuk pulang.

Tak hanya menghadapi lingkungan Mars yang tak menentu, tanpa oksigen, tanpa air, sukarelawan juga harus siap menghadapi kondisi  keterasingan, jauh dari  Bumi dan manusia lainnya. Sebuah kondisi yang belum pernah  dihadapi sebelumnya dalam sejarah manusia.


Adakah orang yang nekat mengajukan diri untuk misi ke Mars? Ternyata ada.
Edisi khusus Journal Cosmology menjelaskan secara detil berapa dana yang dibutuhkan untuk sekali jalan ke Mars sekitar 20 tahun mendatang. Sebanyak 400 pembaca menawarkan diri menjadi sukarelawan.

Editor jurnal, Lana Tao mengaku terkejut dengan respon para pembaca. "E-mail yang berisi keinginan menjadi sukarelawan sangat mengejutkan. Awalnya kami mengira ini hanya gurauan, namun setelah menerima banyak surat elektronik yang dilengkapi kualifikasi personal, dan alasan mereka bergabung. Kami sadar, mereka serius," kata dia, seperti dimuat situs FoxNews.com.

Apa yang membuat orang-orang ini mau jadi sukarelawan ke Mars? "Aku punya keinginan untuk menjelajahi alam semesta sejak kecil, dan tahu persis seperti apa kerja roket," kata salah satu sukarelawan, Peter Greaves kepada FoxNews.com. Greaves adalah ayah dari tiga anak.

Greaves menambahkan, "Aku membayangkan kehidupan di Mars akan sangat menakjubkan, menakutkan, sepi, sempit, dan sibuk."

"Tak seperti di Bumi, aku tak bisa lagi duduk di tepi sungai, memandang takjub pemandangan alam, memeluk teman-temanku, menarik nafas dalam di udara yang segar. Tapi pengalamanku akan sangat berbeda dari 6 atau 7 miliar orang di Bumi...ini sepadan dengan apa yang kutinggalkan."

Juga ada di dalam daftar, programer komputer berusia 69 tahun, mahasiswa asal Texas, perawat berusia 45 tahun, pendeta Paul Gregersen, dan pastor Clarno Zion United Methodist Church.

Mereka menyatakan diri siap meninggalkan Bumi secara permanen.

"Sejalan dengan makin membludaknya manusia, satu-satunya hal yang masuk akal adalah mengeksplorasi kemungkinan manusia tinggal di tempat lain di alam semesta," kata pendeta Paul Gregersen.

"Aku punya firasat, masalah spiritual akan muncul di antara para kru. Para penjelajah awal di Bumi juga selalu membawa ulama."
Namun, psikolog yang bekerja untuk Badan Antariksa AS, NASA memperingatkan tak hanya persoalan spiritual yang akan dihadapi para perintis di Mars.

"Ini akan menjadi periode panjang keterisolasian dan kurungan," kata Albert Horrison yang telah mempelajari psikologis astronot sejak tahun 1970.

Ditegaskan dia, kehidupan di Mars tak akan seromantis yang dibayangkan. "Setelah suka cita peluncuran roket, dan sensasi menginjakkan kaki di Mars, akan sangat sulit untuk menghindari depresi. Semua hubungan dengan keluarga, teman, dan segala sesuatu yang akrab, terputus."

Setiap hari, tambah dia, akan berjalan membosankan. Meski dipersiapkan dan dibekali dengan baik dari Bumi, para kru tentu saja akan menghadapi permasalahan tak terduga, yang mungkin tak bisa diatasi.  "Satu per satu kru akan tua, sakit, lalu mati."

Horrison mengingatkan, harus ada dukungan publik dan juga politik dalam misi ini. Jika tidak, misi ini hanya akan berakhir dengan kematian.

Tak cukup modal nekatSiap mental dan berani mengajukan diri sebagai sukarelawan tentu saja merupakan hal yang baik. Namun, tak cukup modal nekat. Juru Bicara NASA, James Hartsfield merujuk pada syarat pengajuan aplikasi astronot yang diposting agen antariksa itu -- meski belum tentu NASA membiayai proyek ke Mars.

Untuk saat ini, persyaratan menjadi astronot adalah: punya gelar sarjana sains, teknik, atau matematika, punya pengalaman profesional.
Para astronot NASA juga harus menjalani 4 sampai 5 tahun pelatihan sebelum terlibat dalam misi luar angkasa. Pelatihan ini termasuk tes fisik yang intensif.

Para calon astronot juga harus mengikuti pelatihan pertahanan air militer sebelum memulai silabus terbang.

Foto Mobil dan Orang Pertama yang Memilikinya di Indonesia

Foto Mobil dan Orang Pertama yang Memilikinya di Indonesia - Buku yang secara komprehensif memuat sejarah perkembangan otomotif di Indonesia, buku berbahasa Belanda berjudul Kreta Setan, “De duivelswagen” autopioniers van Insulinde, karya F.F. Habnit, tebitan Tong Tong, Den Haag, 1977, bercerita bahwa keberadaan mobil di Indonesia dimulai pada tahun 1894. Tahun itu, untuk pertama kalinya, sebuah mobil tiba di Indonesia. Mobil bermerek Phaeton-Benz buatan Karl Benz Jerman bermesin 2.000 cc satu silinder dengan tenaga 5 PK itu tiba di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ada tahun 1894. Istilah Phaeton menunjuk pada sistem atap yang menggunakan atap terpal (tentwagen).

Siapa pemiliknya?

Mobil itu adalah pesanan Sunan Surakarta waktu itu, Pakubuwono X (memerintah Surakarta 1893-1939). Harga satu unit mobil itu adalah 10.000 gulden. Dengan demikian, Sunan Solo adalah orang pertama di Indonesia yang memiliki mobil. Hal itu dimungkinkan mengingat Sunan Solo waktu itu adalah raja yang mempunyai perhatian yang tinggi terhadap perkembangan teknologi serta gemar bepergian. Pada tahun itu, masih banyak raja atau kepala negara di dunia yang belum mempunyai kendaraan bermesin, bahkan di negerinya sendiri, Belanda yang menjajah Indonesia, waktu itu belum mempunyai mobil. Baru pada tahun 1896, dua tahun kemudian, Belanda mempunyai mobil pertamanya. Waktu itu pembuatan satu unit mobil memerlukan waktu satu tahun.

Foto-fotonya








[ source ]